Thursday, June 2, 2016

Journey to Bank #4

Hari ini gue datengin Test Interview Bank BRI kedua. Ini merupakan Tahapan penentu, apakah gue masuk atau enggak dalam kriteria pegawai Bank BRI. Sebenernya sih, masih ada dua tahapan lagi yaitu Medical Check Up dan Sign Contract. Tapi kata mbaknya dari KPSG kalo kita udah lolos di tahap Interview kedua ini berarti Progress kita untuk menjadi karyawan Bank yang merupakan Bank Pemerintah Pertama di Indonesia ini (Peraturan Pemerintah No. 1/1946/Pasal 1) sudah mencapai 90 %. So nanti kalo lolos, tahap MedCheck dan SignContract anggap aja 10 %, sisanya.

Ternyata yang dateng test hari ini ga cuma kami berenam, tapi ada empat orang yang di interview pertama yang juga mendapat panggilan interview akhir. Mereka berempat adalah Ilham, Fredy, Afwak dan satu lagi gue lupa namanya. Mereka ternyata mendaftarkan diri via Vendor (KPSG), jadi udah menjalani psikotest beberapa bulan yang lalu.

Hari ini test dimulai jam 09.00 WIB dengan urutan tiga teratas masuk terlebih dahulu. Gue dapet nomor urut 8, dengan perhitungan per anak itu 30 menit. Sempet bercandaan sama Nanda karena dia di urutan terakhir, eh malah gue yang kepanggil terakhir. Ternyata sistemnya acak.

Interview hari ini gue awali dengan bersalaman dengan para interviewer.
Interviewer meminta untuk menjelaskan CV diri dari lahir hingga sekarang secara singkat
  • Interviewer menanyakan tentang alasan masuk BRI.\
  • Interviewer menanyakan tentang Perkuliahan
  • Interviewer menanyakan tentang Keahlian
  • Interviewer menunjukkan hasil psikotes kemarin yang isinya kelemahan gue yaitu Introvert dan kurang tekun. (Dari mananya itu ? kalo gue introvert gue ga bakal bikin otakmenulis.wordpress.com atau akun Instagram, ditambah lagi kurang tekun, gue itu tipe orang yang cepet bosan bukannya kurang tekun woi ? hadeehh.)
  • Interviewer menanyakan ATM dan di Unit mana membuatnya beserta kesan di Unit tersebut.
  • Interviewer menanyakan tentang apa hasil yang kamu dapat setelah wawancara.
  • Salaman lagi dan menghilang sementara dari peredaran.

Kalo gue pikir-pikir sih, bobot wawancara hari ini lebih ringan dari wawancara pertama kemaren. Dan gue cuma butuh waktu, kurang lebih 20 menit untuk wawancara kedua ini.

Semoga aja lanjut, tinggal Allah nanti gimana.

0 comments:

Post a Comment