Thursday, May 19, 2016

Bikin SKBN,SKBS dan SKCK

Hari ini gue abis muter-muter buat ngurusin berkas-berkas pendukung buat ngelamar kerja. Seperti kita tau sekarang perusahaan besar lebih melirik kearah pelamar yang memiliki dokumen lengkap, kenapa ? Karena pada dasarnya dengan berkas dalam amplop lamaran lengkap maka proses perekrutanpun berlangsung juga cepat, otomatis membuat pihak HRD bekerja lebih ringan dari pada harus mengingatkan ini itu kepada calon pelamar.
Diawali bangun pagi tadi, gue hari ini tumben banget bisa bangun pagi, selama gue pulang dari Jakarta kemaren gue susah banget buat bangun pagi, ya wajar sih, tidur aja juga pagi (hehehe). Ok, kita langsung aja ke pokoknya. Gue hari ini pertama niatnya mengurus SKCK, karena lihat kantor Kelurahan tandanya “Tutup”, gue putar balik dah, langsung ke Polsek buat tanya dan ini yang gue dapet :
IMG_20160518_094431
Note : Untuk Persyaratan yang Atas itu untuk mendaftar pekerjaan, kalo yang bawah itu untuk persyaratan pekerjaan (kita suda diterima kerja di perusahaan yang disebutkan)
Karena Persyaratan kurang, gue putusin buat ngurus SKBN (Surat Keterangan Bebas Narkoba). Surat ini bisa dikeluarkan oleh Klinik yang bekerjasama dengan Polres ataupun Rumah Sakit Umum milik Pemerintah. Persyaratannya :
  • Biaya Rp. 200.000
  • Foto Copy KTP
  • Tes Urine
Prosesnya sih cepet pembuatan ini, dan kita juga bisa sekalian membuat SKBS ( Surat Keterangan Berbadan Sehat) di sini, Persyaratannya :
    • Biaya Rp 15.000
    • KTP untuk pengisian data
    • Ukur Tinggi Badan (jika belum tau)
    • Timbang Berat Badan (Jika belum tau)
Udah gitu aja buat bikin SKBS. Jadi sambil nunggu hasil tes urine kita udah selesai bikin SKBS. Pengalaman gue ini setelah SKBS jadi SKBN juga jadi dan diminta untuk Foto Copy buat di legalisir.
Setelah kedua berkas itu jadi gue langsung balik ke Kelurahan buat bikin surat pengantar, dan ternyata Persyaratannya itu dari Awal hingga jadi SKCK (Surat Keterangan Catatan Kriminal) sebagai berikut :
  • Surat Pengantar dari RT prihal pembuatan SKCK
  • Surat Pengantar dari Kelurahaan+tanda tangan Lurah/ Sekertaris Kelurahaan
  • Minta Tanda Tangan  Kecamatan
  • Sidik Jari di Polres, Biaya Rp.5000
  • Menukar Berkas Sidik Jari ke Bagian SKCK Polres beserta persyaratan lainnya (Persyaratan lihat gambar diatas)
  • Isi Form yang diberikan petugas sesuai data pribadi dan Asli.
  • Mengembalikan Form ke petugas dan membayar biaya Rp 10.000
  • SKCK langsung bisa diambil.
gue bikin Semua berkas ini memakan waktu 2 hari. Karena, hari pertama gue bikin  SKBN dan SKBS sekalian surat pengantar dari kelurahan. Disini yang bikin molor karena Pak Lurah gue lagi sibuk-sibuknya rapat, jadi berkas pengantar baru bisa gue ambil sekitar jam 15.00 WIB dan itu berdekatan dengan jam pulang kantor, ahirnya gue putusin buat lanjutin besok hari. Untung aja besoknya di kecamatan, Pak Camatnya ga kemana-mana dan di Polres juga lancar.

0 comments:

Post a Comment